Guru mengajar hanya memberi tugas mencatat! lalu dia pergi. apakah ini wajar ?

rifkyber.blogspot.com | Guru adalah seseorang yang bertugas menyampaikan ilmu yang dimiliki nya kepada muridnya. -versi saya. berbagai macam cara yang dilakukkan guru dalam mengajar muridnya, supaya muridnya dapat menangkap atau menyerap ilmu yang di berikan oleh guru.

Dalam tugas nya, guru memiliki beragam implementasi dalam bentuk pengabdiannya. tugas tersebut bisa meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan dan bidang kemasyarakatan. maka dari itu, seorang harus memahami fungsi dan tugasnya. peran seorang guru juga sangat signifikan dalam proses belajar mengajar. banyak sekali peran nya, contohnya sebagai pengajar, manajer kelas, supervisor, konsuler, motivator, eksplorator, dsb.
Tugas dari seorang guru
Tugas dari seorang guru

Dalam peran nya, guru memiliki peran yang paling penting atau dominan dan klasifikasi guru sebagai berikut ini :

  1. Demonstrator
  2. Manajer/Pengelola kelas
  3. Evaluator
  4. dan Mediator atau fasilator
Nah, sekarang kita sudah menghentaui apa saja tugas guru. lalu, apakah wajar seorang guru bidang hitung hitungan melaksanakan tugasnya hanya dengan mencatat alias merangkum satu buku.?

YA, saya adalah salah murid yang di ajarkan oleh guru hitung hitungan dengan metodenya yang hanya mencatat atau merangkum. memang sebagian anda merasa hal ini biasa saja. namun bagi saya hal ini menjengkelkan. karena, seharusnya guru yang mengajarkan dengan menerangkan apa yang di bahas, hal ini malah memberikan tugas mencatat atau merangkum satu buku. (Guru nya seperti malas mengajar) proses belajar mengajar ini berjalan selama 1 tahun.

Saya bingung dengan proses belajar mengajar seperti ini, dengan cara ini membuat saya malas saja. jika memang guru tersebut mengingikan agar saya paham di setiap bab nya. kenapa tidak di fotocopy saja, kenapa harus di rangkum bahkan malah di catat satu buku. lalu catetan tersebut di kumpul.

dan parahnya, jika catetan tersebut kurang satu gambar, atau pun kurang beberapa rumus yang ada di buku. maka catetan tersebut di REMEDIAL. dan catetan tersebut harus di catat dari awal lagi. "Entah apa maksud dari guru tersebut, Tapi saya merasa di kerjain oleh proses belajar mengajarnya"

Dalam pengambilan nilai di pelajarannya, kami sekelas tidak di suruh untuk test hitung hitungan atau pun menghapal yang di pelajari. tugas kami hanya mencatat mencatat dan mencatat.
jika lulus catatan nya maka kita dapat nilai. ya, proses belajar inilah yang saya terima selama satu tahun ini.

Banyak teman teman saya ingin memprotes aksi dari guru ini, namun apa daya. karena kami tidak tau pasti apakah metode belajar ini wajar atau tidak. ya jadi kami ikuti saja. namun saya sendiri merasa tidak dapat apa apa dalam proses belajar ini. hanya membuat saya kesal dan bosan saja.

selama proses belajar berlangsung, guru tersebut hanya masuk sebentar, menyampaikan apabila merangkum harus gini lah gitu lah, lalu menyampaikan tugas lainnya yang harus di catat. lalu kembali lagi ke kantor. -_- guru tersebut ke kelas biasanya 2 minggu sekali atau pun 1 minggu sekali.

Mendekati waktu ujian pun guru tersebut menambah tugas dengan membuat soal dari catetan yang kita buat tersebut. sebanyak 110 soal. lalu di kumpul. tujuan ini untuk mendapat nilai tambahan ??

Hal ini yang membuat saya merasa malas dan kesal terhadap guru ini. sehingga setiap tugasnya tidak bersemangat dalam mengerjakannya. sehingga saya tidak lulus dalam pelajaran ini.
Bosan dan malas dalam mencatat
Bosan dan malas dalam mencatat

Apabila tugas guru hanya menyuruh muridnya mencatat atau membuat soal, saya juga bisa jadi guru.
Terserah kalian yang membaca artikel ini mau berkomentar apa. namun, inilah bentuk rasa kekesalan saya terhadap guru yang mengajar dengan metode tersebut. semoga kalian yang membaca artikel ini dan menshare nya tidak mendapatkan guru atau dosen yang tugasnya hanya menugaskan muridnya mencatat. CBSH (catat buku sampai habis)

Jika artikel ini bermanfaat bagi anda, ataupun anda punya guru yang seperti karakter di atas. tolong di share, agar guru tersebut tahu dan tak lupa apa tugas sebenarnya dari guru. sekian diary atau artikel saya ini. dan jika ingin berkomentar atau menkritik dan saran silahkan saja, di bawah artikel ini. semoga bermanfaat.

0 Response to "Guru mengajar hanya memberi tugas mencatat! lalu dia pergi. apakah ini wajar ?"

Post a Comment